Kamis, 01 Maret 2018

Peci hitam sang pemilik hati

Awal mengenalmu ciri khas memakai peci hitam itu. Sikap yang sopan dan rendah hati membuat detak jantung ini berdegup dengan kencang. Entah rasa kagum timbul semenjak aku tau siapa namamu. Hari makin hari tergambar jelas siapa dirimu yang sebenarnya? Tapi kukurungkan niat setelah ku tau bahwa dirimu telah mempunyai kekasih..

Sejak mengetahui hal itu, aku menjauhi dirimu perlahan. Tak semudah cara itu yang membuat aku cari tau lewat teman sebangkumu. Arif inisialnya.. ternyata itu semua hanya salah faham. Perempuan itu bukan kekasihmu. Jujur seneng banget, tapi aku sembunyikan kebahagiaan itu dan terus mencari cara agar bisa deket denganmu.

Segala cara aku lakukan tapi ragu...
Hingga semua jawaban darimu yang waktu itu membuat aku percaya. Bahwa perjuangan tak akan sia-sia.

Hingga saat ini, detik ini, waktu ini dan tahun ini harapan itu ada di dirimu. Semua kepercayaan aku dan orang tuaku telah engkau ambil. perubahan dirimu semakin baik, hingga tak ada satupun hal yang difikirkan kecuali tentangmu.

Jika tuhan menakdirkan kamu sebagai malaikat aku. Aku sangat berterima kasih karena kamu adalah pemilik hati ini. Maafin aku... tak ada satu katapun yang bermaksud melukaimu.
Karena aku mencintaimu dalam sujudku. Untuk dirimu... M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tradisi Nadranan

 karya: Bakti prawiryo (IXB) Tradisi Nadranan nadranan merupakan tradisi hasil alkulturasi antara budaya islam dan budaya hindu uang di wari...