Menjadi yang terbaik itu memang sulit sekali. Terkadang menjadi yang terbaik bukanlah hanya sebuah kata sanjungan, melainkan tindakan. Menjadi yang terbaik juga bukan berarti sudah baik. Tapi menjadi yang terbaik adalah menjaga diri untuk selalu melakukan hal-hal yang baik.
Beberapa orang diluar melakukan hal yang tak pernah ia lakukan untuk menjadi yang terbaik. Ada yang bekerja dengan sigap. Belajar dengan rajin. Ataupun merubah pribadi yang jauh lebih baik. Tapi itu semuah adalah salah satu cara menjadi yang terbaik. Namun terkadang mereka lupa melakukan hal-hal baik itu untuk tetap menjadi yang terbaik.
Misalnya, dikehidupan mahasiswa. Menjadi yang terbaik adalah mendapat ipk yang besar, Lulus dengan gelar sarjana cumlaud agar mendabakan orang tua. Ia si bener. Untuk mendapatkan itu semuahnya engga mudah. Karena harus belajar sungguh-sungguh. Tepat waktu mengumpulkan tugas ke dosen. Dan tidak pernah absen saat kuliah. Itu merupakan satu hal yang baik untuk menjadi yang terbaik. Namun menjadi yang terbaik dikehidupan mahasiswa bukan hanya tentang nilai, tatap muka, kontrak belajar dan pembelajaran.
Tapi menjadi yang terbaik dikehidupan mahasiswa adalah bagaimana mengatur waktu kalian sebagai mahasiswa serta gimana caranya kalian mengaplikasikan ilmu yang kalian dapat untuk kehidupan bermasyarakat. Apalagi setiap mata kuliah beda dosen dan beda waktu membuat tantangan sendiri. Itu yang harus kalian atasi.
Nilai memang penting, tapi yang yang lebih penting dari nilai adalah penerapan ilmunya kepada orang-orang di sekitar. Untuk menjadi yang terbaik di kehidupan mahasiswa juga harus baik juga terhadap masyarakat. Karena kelak kehidupan nilai-nilai masyarakatlah yang membawa kalian menjadi yang terbaik.
Jadi untuk kalian yang ingin menjadi yang terbaik adalah bukan seberapa besar nilai ipk atau seberapa pintar kalian di kelas. Namun menjadi yang terbaik adalah harus pintar mengatur waktu baik untuk diri sendiri dan baik untuk masyarakat.
Inget yah, diterapin...
Jangan hanya sebagai SARJANA KERTAS
Semoga bermanfaat😊
Sabtu, 18 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Wanita
Apa si wanita itu? Kamu juga wanita kan? Ehh kalau yang baca laki2 yah kamu laki2 yah.. 😁
Nih aku kasih tau, Wanita adalah makhluk cantik di dunia. Allah menciptakan wanita sebagai pelengkap agama. Dimana tugas wanita lebih berat dibanding tugas pria.
Sebenarnya kalian juga tau, kenapa wanita itu lebih peka di banding pria?
Yang pasti di sisi wanita ada hasrat kasih sayang yang lebih dalam seperti hasrat seorang ibu mencintai anaknya.
Namun di balik itu semua. Laki-laki hanya memandang wanita dengan sebelah mata.
Menganggap wanita itu lemah, cengeng, dll.
Nih yah itu hanya perbedaan penafsiran saja. Laki-laki tidak terlalu memakai perasaannya ia lebih sering memakai logika. Tapi sebenarnya laki-laki juga punya sisi tangung jawab yang lebih dari seorang wanita. Maka dari itu terkadang hanya menyepelkan saja. 🙈
Menjadi wanita seperti aku di usia 20 mulai dewasa kadang melelahkan. Bener engga?
Kadang apa yang kita pilih untuk diri kita sendiri tidak di setujui oleh orang tua. Begitupun dengan orang tua yang memilih untuk kita tapi kita sendiri tak suka.
Ahh rasanya kesal...
Pengen marah takut dosa, diem aja tapi ga suka.
Apalagi kalau kita sudah mulai suka sama seseorang yah. Mulai berubah penampilan. Mulai sedikit ada coretan di wajah entah berlipstik ataupun berpakaian. Terkadang orang menilai kita ih ko kamu berubah cantik, lebih hebat mandiri. Yang pasti nyatanya ga lebih baik si dari itu.
Wkwk..yah engga.
Dan sebelnya lagi nih yah, nahan diri itu sulit. Apalagi anak pertama yah. Harus nunjukin dirinya baik di depan adik2nya. Harus banggain terus mamah papahnya. Kalian cape ga si? Wkwk yang setau aku si cape.
Tapi aku salut sama kalian. Yang udah mulai membuka mainsetnya kedepan. Apalagi di era milenial sekarang yah. Jadi wanita tuh tugasnya bukan hanya di dapur. Tapi bisa sejajar dengan laki-laki. Kerja di kantor, pendidikan tinggi, pintar, dan pastinya itu ga semudah mengebalikan telapak tangan aja yah. Yah sulit si aku coba juga sulit. Yah semoga aja ada jalan disetiap usaha aminnn🙏😊
Sedikit motivasi aja:
“Of course, to be a mother and a housewife is a vocation of a very high kind. But I simply felt that it was not the whole of my vocation. I knew that I also wanted a career. A phrase that Irene Ward, MP for Tynemouth, and I often used was that ‘while the home must always be the centre of one’s life, it should not be the boundary of one’s ambitions’.” (Margaret)
Artinya: “Tentu saja, menjadi seorang ibu dan ibu rumah tangga adalah panggilan yang sangat tinggi. Tetapi saya hanya merasa bahwa itu bukanlah seluruh pekerjaan saya. Saya tahu bahwa saya juga menginginkan karier. Ungkapan yang sering saya gunakan oleh Irene Ward, anggota parlemen untuk Tynemouth adalah ‘sementara rumah harus selalu menjadi pusat kehidupan seseorang, itu tidak boleh menjadi batas ambisi
seseorang’.”
Nih aku kasih tau, Wanita adalah makhluk cantik di dunia. Allah menciptakan wanita sebagai pelengkap agama. Dimana tugas wanita lebih berat dibanding tugas pria.
Sebenarnya kalian juga tau, kenapa wanita itu lebih peka di banding pria?
Yang pasti di sisi wanita ada hasrat kasih sayang yang lebih dalam seperti hasrat seorang ibu mencintai anaknya.
Namun di balik itu semua. Laki-laki hanya memandang wanita dengan sebelah mata.
Menganggap wanita itu lemah, cengeng, dll.
Nih yah itu hanya perbedaan penafsiran saja. Laki-laki tidak terlalu memakai perasaannya ia lebih sering memakai logika. Tapi sebenarnya laki-laki juga punya sisi tangung jawab yang lebih dari seorang wanita. Maka dari itu terkadang hanya menyepelkan saja. 🙈
Menjadi wanita seperti aku di usia 20 mulai dewasa kadang melelahkan. Bener engga?
Kadang apa yang kita pilih untuk diri kita sendiri tidak di setujui oleh orang tua. Begitupun dengan orang tua yang memilih untuk kita tapi kita sendiri tak suka.
Ahh rasanya kesal...
Pengen marah takut dosa, diem aja tapi ga suka.
Apalagi kalau kita sudah mulai suka sama seseorang yah. Mulai berubah penampilan. Mulai sedikit ada coretan di wajah entah berlipstik ataupun berpakaian. Terkadang orang menilai kita ih ko kamu berubah cantik, lebih hebat mandiri. Yang pasti nyatanya ga lebih baik si dari itu.
Wkwk..yah engga.
Dan sebelnya lagi nih yah, nahan diri itu sulit. Apalagi anak pertama yah. Harus nunjukin dirinya baik di depan adik2nya. Harus banggain terus mamah papahnya. Kalian cape ga si? Wkwk yang setau aku si cape.
Tapi aku salut sama kalian. Yang udah mulai membuka mainsetnya kedepan. Apalagi di era milenial sekarang yah. Jadi wanita tuh tugasnya bukan hanya di dapur. Tapi bisa sejajar dengan laki-laki. Kerja di kantor, pendidikan tinggi, pintar, dan pastinya itu ga semudah mengebalikan telapak tangan aja yah. Yah sulit si aku coba juga sulit. Yah semoga aja ada jalan disetiap usaha aminnn🙏😊
Sedikit motivasi aja:
“Of course, to be a mother and a housewife is a vocation of a very high kind. But I simply felt that it was not the whole of my vocation. I knew that I also wanted a career. A phrase that Irene Ward, MP for Tynemouth, and I often used was that ‘while the home must always be the centre of one’s life, it should not be the boundary of one’s ambitions’.” (Margaret)
Artinya: “Tentu saja, menjadi seorang ibu dan ibu rumah tangga adalah panggilan yang sangat tinggi. Tetapi saya hanya merasa bahwa itu bukanlah seluruh pekerjaan saya. Saya tahu bahwa saya juga menginginkan karier. Ungkapan yang sering saya gunakan oleh Irene Ward, anggota parlemen untuk Tynemouth adalah ‘sementara rumah harus selalu menjadi pusat kehidupan seseorang, itu tidak boleh menjadi batas ambisi
seseorang’.”
Langganan:
Postingan (Atom)
Tradisi Nadranan
karya: Bakti prawiryo (IXB) Tradisi Nadranan nadranan merupakan tradisi hasil alkulturasi antara budaya islam dan budaya hindu uang di wari...
-
karya: Bakti prawiryo (IXB) Tradisi Nadranan nadranan merupakan tradisi hasil alkulturasi antara budaya islam dan budaya hindu uang di wari...
-
Pernah seketika aku merenungkan semua masalaluku. Kehilangan segala hal dalam hidupku. Mulai dari orang yang tersayang hingga motivasi hidup...