Kamis, 01 Maret 2018

Para Perantau Hati Di Negeri


Senja di kala petang itu menghapus kepedihan di hari ini. Membawa kegelapan menjelang datang nya bulan di malam hari. Begitu kencang angin berhembus membuat suasana di malam ini menjadi dingin. Aku tak pernah mengerti akan setiap kejadian di malam hari. Ketika ada bulan pasti bintang pun selalu ada di sisi nya. Menghiasi malam ini dengan penuh kemerlip cahaya. Anugerah tuhan yang selalu ku sukai...
Entah, setiap melihat bintang aku merasa dekat dengan seseorang. Seseorang yang membayangi kehidupan. Sosok pria idaman yang mungkin hanya bisa ku harapkan lewat doa..

Hanya menunggu malam berganti siang, menghapus semua pemikiran yang tak perlu di fikirkan. Memberikan gejolak gencar dalam mencari ibrah pelajaran. Meluaskan pemikiran untuk apa yang harus dilakukan. Hanya satu cara yaitu penyerahan dan pergi.

Seakan kelik matahari melingkupi bumi. Memberi pengais rezeki. Mempercepat langkah ini untuk mencari jati diri. Tak pernah kuketauhi apa yang akan terjadi? setelah keputusan ini.
Hanya percaya kepada janji tuhan bahwa tidak ada yang bisa mengubah kehidupan kecuali dirimu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tradisi Nadranan

 karya: Bakti prawiryo (IXB) Tradisi Nadranan nadranan merupakan tradisi hasil alkulturasi antara budaya islam dan budaya hindu uang di wari...