Kamis, 01 Maret 2018

1/2 tentangmu

17 tahun yang lalu tepat nya bulan mei tanggal 22. Aku di lahirkan di dunia dengan kondisi yang sangat lemah. Kelahiran aku tidak seperti kelahiran anak bayi pada umumnya. Aku terlahir secara prematur. Aku disimpan di ingkubator agar kondisi ku stabil. Setelah 30 hari kelahiran aku, ibu di vonis untuk tidak bisa menyusui aku seperti ibu pada umumnya. Sehingga setelah 30 hari kelahiran aku, aku pake susu botol yang entah tidak bisa aku lepas sampai umurku 6 tahun.

 Ada kejadian aneh saat ulang tahun aku yang ke 6 tahun, ketika aku duduk di kelas 1 dasar di SDN Pekiringan. Tepat tanggal 22 mei 2006 aku merayakan ulang tahun di sekolah. Ibu, ayah dan nenek yang membawa semua persiapan ulang tahun aku. Mulai dari makanan, seneck, bahkan mainan.  Saat itu botol kenyotan susu ku pecah kena teman SD yah kalau engga salah Rama namanya. Awalnya saat acara ulang tahun, Rama mau ambil makanan yang di bagiin ibu. Ternyata dia engga sadar bahwa di bawah ada botol susu kenyotan aku. Dia menginjak sampai pecah. Prakkkk " suara botol pecah itu terdengar "
 Aku marah dan aku nangis ...
 tapi ibu malah engga marah sama Rama. Ibu malah menjanjikan aku beli botol kenyotan baru untuk aku.
Udah de, udah engga usah nangis.. Rama engga sengaja ko. Masa kamu marah sama rama? Nanti ibu belikan yang baru, yang lebih bagus " ibu berkata kepadaku"
Aku pun menjawab ibu" janji yah ibu, ibu belikan aku yang baru? "
Ibu pun hanya menganggukan kepala, tandanya berarti iya..
 Yah jadi aku maafin Rama deh.
Setelah itu ibu beli  botol susu yang baru, lebih bagus. Ehhh...  Pas aku gunain Rasanya engga enak. Bau karet gituh yang kenyotannya. Jadi aku engga mau minum susu. Aku lempar botol baru itu ke ibu sambil aku bilang ke ibu " Buuu .. aku engga mau nyusu lagi engga enak! Pahit.. pokoknya engga mau .. "
Terus ibu tetep bujuk aku, alhasil aku tetep engga mau. Sampai akhirnya aku kekurangan nutrisi dan aku dilarikan ke rumah sakit. Selama sebulan aku di sanah. Ihh.. rasanya engga enak, pahit semuah. Brisik pula dan bau amis .. setelah kejadian pahit  itu aku engga nyusu lagi selama -lamanya dan aku mulai belajar makan Nasi.

 Nasi? Menurut aku aneh. Karena aku belum pernah ngerasain dan ih rasanya engga tau gimana "Nostalgia waktu kecil"
 jujur aja yah,  Aku engga pernah makan nasi. Makanan pengganti nasi yaitu susu botol. Jadi kalau aku engga minum susu aku engga bakal ada masukan nutrisi ke tubuh. Makanya aku berfikir.. "Berapa kotak boks susu yang ibu dan ayah belikan untuk aku dari kelahiran aku sampai usia aku 6 tahun? Ahkkkk .. banyak sekali pastinya. Engga tau deh kalau sekarang..  "

                   "17 tahun kemudian"
Hal yang sampai sekarang mengganjal diriku adalah kenapa aku tidak disusui sama ibu sendiri? Kenapa sodara aku bisa? Sedangkan aku tidak?! "Pertanyaan ini terus memenuhi otakku yang sampai saat ini belum bisa terjawab"

Hari demi hari ibu merawat aku dengan penuh kasih sayang, tahun demi tahun hari kelahiran aku di rayakan. Itu semua yang bikin aku sayang sama ibu..
Tapi aku bersyukur dengan nikmat allah, aku bisa seperti ini..
Aku hidup dengan balutan perempuan terbaik, tercantik yang memberikan kasih sayang tiada habisnya ialah ibuku Dan aku sayang sekali sama sosok lelaki yang selalu menguatkan hati perempuan itu baik Susah dan senang membesarkan aku. Itulah ayahku ..

Sampai akhirnya ayah dan ibu memberikan hadiah terbaik untuk aku menemukan jati diriku yang sebenarnya.. ke 17 tahun tentangnya

♡♡
[Selamat hari ibu, tulisan ini aku persembahkan untuk ibuku tersayang. Ini kisah nyataaku yang membuat aku terinspirasi menulisnya dan ini hadiah aku untuk ibu]
♡♡

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tradisi Nadranan

 karya: Bakti prawiryo (IXB) Tradisi Nadranan nadranan merupakan tradisi hasil alkulturasi antara budaya islam dan budaya hindu uang di wari...